Betrayed by love
My whole heart is gone for you
I give my heart for you
All that remains is petrified loyalty
Until I realized that I was stupid
I offer my love for you
My red love for you
Empty and empty left in the chest
Until I realized that I was too good
I give it to you
All my dear you are the own
You're the my truly of love and love of my heart
Until I realized that you thought I was a doll
I give everything to you
Because my love for you is big
Until whenever I will always love you
Until I realized that you were playing with me
I want to disappear to ashes
Because my love for you is great love
But the taste is now stabbed with tears
Since I knew that you betrayed me
Monday, July 8, 2019
Time crisis 5
Hello guys, waktu liburan sebentar lagi akan datang. Jika kalian ingin bermain yang berbeda dari yang lain sekaligus merasakan layaknya karakter dalam video game. Kebetulan sekali, Ada salah satu permainan ya saya anggap keren dan memiliki grafis yang lumayan bagus. Ya, dan itu nama game tersebut adalah TIME CRISIS 5. Time crisis 5 adalah game tembak - tembakan buatan namco yang dirilis pada tahun 2015. Walaupun umurnya sudah terhitung lebih dari 4 tahun. Tapi game tersebut dijamin tidak bikin kalian bosan bahkan sampai ketagihan untuk bermain berkali - kali demi mendapat skor tertinggi maupun predikat sebagai top agent. Time crisis 5 memiliki fitur yang berbeda dari seri game time crisis sebelumnya yakni dual pedal atau sistem berlindung yang bisa berpindah tempat. Hal ini bertujuan agar pemain dapat menyerang musuh dari satu tempat ke tempat yang lain tanpa terkena tembakan musuh atau mencari perlindungan di tempat lain sehingga sang pemain dijamin tidak akan bosan untuk berlindung di satu tempat itu saja karena si pemain dapat mencari keberadaan musuh dengan mudah sekaligus dapat berpindah ke tempat lain sesuai keinginan pemain.
Fitur yang menambah kenyamanan untuk bermain time crisis 5 adalah mempunyai persenjataan lengkap, mulai dari handgun, machine gun, shotgun, dan grenade. Senjata yang disediakan mampu mengalahkan musuh dengan cepat serta melipatgandakan
score dari hasil tembakan tersebut. Selain itu, ada beberapa penambahan stage yang membuat pemain akan betah terus-menerus dan rela menghabiskan waktu demi menyelesaikan tantangan tersebut.
Ya itu saja yang bisa saya sampaikan. Jika Ada waktu silahkan mampir ke Amazon Pesona Square, xxi mall Taman anggrek, aeon Amazone family game, dll. Karena hanya itu yang penulis tau tentang keberadaan mesin game tersebut. Semoga bermanfaat and Happy holidays.
Fitur yang menambah kenyamanan untuk bermain time crisis 5 adalah mempunyai persenjataan lengkap, mulai dari handgun, machine gun, shotgun, dan grenade. Senjata yang disediakan mampu mengalahkan musuh dengan cepat serta melipatgandakan
score dari hasil tembakan tersebut. Selain itu, ada beberapa penambahan stage yang membuat pemain akan betah terus-menerus dan rela menghabiskan waktu demi menyelesaikan tantangan tersebut.
Ya itu saja yang bisa saya sampaikan. Jika Ada waktu silahkan mampir ke Amazon Pesona Square, xxi mall Taman anggrek, aeon Amazone family game, dll. Karena hanya itu yang penulis tau tentang keberadaan mesin game tersebut. Semoga bermanfaat and Happy holidays.
Contoh salah satu mesin time crisis 5 di Amazon Pesona Square, Depok
Pemain Time crisis 5 yang bisa dimainkan, diantaranya:
1P: Luke O'Neil
2P: Marc Godart
Senjata yang digunakan dalam time crisis 5
Contoh Berlindung / Serang dari kiri
Contoh Berlindung / Serang dari kanan
Sunday, July 7, 2019
Tugas Softskill penerjemahan Berbantuan komputer (musik)
8 benefits of listening to music
Translation Google Version
It has been proven that music dramatically helps improve people’s mental wellbeing and boost physical health. For example, music lessons can help raise our IQs and keep our minds sharper, particularly as we get older.
Below are 8 scientifically proven benefits showing why we should use music more and more in the classroom.
1) Music makes you happier
Your brain releases a ‘happy hormone’, dopamine when you listen to music as neuroscientist, as discovered in the study 'The neuroscience of musical chill' by The Montreal Neurological Institute and Hospital.
2) Music enhances running performance
Runners who listened to fast or slow motivational music completed the first 800 metres of their run faster than those that listened to calm music or ran without. If you are interested in running, listen to music to improve your ability and here are some running tips to help you start.
3) Music lowers stress and improves health
Listening to music can decrease levels of the stress hormone, cortisol. A study showed that people’s immune systems were boosted when they actively participated in making music by playing various percussion instruments and singing.
So during a stressful day, turn on the radio to help you calm down and for maximum healing benefits, be sure to sing along and tap your feet to the beat.
4) Music helps you sleep better
A study showed that students who listened to relaxing classical music for 45 minutes before bedtime slept significantly better than those who slept with an audiobook or listened to nothing at all.
5) Music reduces depression
Over 350 million people across the world suffer from depression and 90% of them also experience insomnia. Sleep research found that symptoms of depression decreased largely with those who listened to classical music.
So if you are having a challenging day, lift your spirits with some classical or meditative music.
6) Music elevates your mood while driving
I’m sure you will all agree with this one that music helps our moods and also helps us concentrate better when driving. According to a study in the Netherlands, it found music can positively impact your mood while driving and consequently lead to safer driving than if you weren’t listening to anything at all.
7) Music strengthens learning and memory
Researchers have found that music can help you learn and recall information better. Participants who were musicians learned better with neutral music and tested better with positive music whereas non-musicians learned better with positive music and tested better with neutral music.
Either way, music helped to strengthen participant’s learning and memory.
8) Music increases verbal intelligence
A study has shown that after one month of music lessons with children between the ages of 4 and 6, 90% significantly improved their ability to understand words and explain their meaning. Other research found that musically trained women and children outperformed those who weren’t involved in music when completing a verbal memory test.
As you can see, there are so many benefits to music and it has become an effective universal language; according to new research, music “can communicate basic human feelings regardless of the listener’s culture and ethnic background”.
(https://www.kent-teach.com/Blog/post/2017/06/29/8-benefits-of-listening-to-music.aspx)
Translation Google Version
8 manfaat mendengarkan musik
Telah terbukti bahwa musik secara dramatis membantu meningkatkan kesejahteraan mental orang dan meningkatkan kesehatan fisik. Sebagai contoh, pelajaran musik dapat membantu meningkatkan IQ kita dan menjaga pikiran kita lebih tajam, terutama seiring bertambahnya usia.
Di bawah ini adalah 8 manfaat yang terbukti secara ilmiah yang menunjukkan mengapa kita harus lebih sering menggunakan musik di kelas.
1) Musik membuat Anda lebih bahagia
Otak Anda melepaskan 'hormon bahagia', dopamin ketika Anda mendengarkan musik sebagai neuroscientist, seperti yang ditemukan dalam penelitian 'The neuroscience of music chill' oleh The Montreal Neurological Institute and Hospital.
2) Musik meningkatkan kinerja berlari
Pelari yang mendengarkan musik motivasi cepat atau lambat menyelesaikan 800 meter pertama lari mereka lebih cepat daripada yang mendengarkan musik yang tenang atau berlari tanpa. Jika Anda tertarik untuk berlari, dengarkan musik untuk meningkatkan kemampuan Anda dan berikut adalah beberapa tips berlari untuk membantu Anda memulai.
3) Musik menurunkan stres dan meningkatkan kesehatan
Mendengarkan musik dapat menurunkan kadar hormon stres, kortisol. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa sistem kekebalan tubuh ditingkatkan ketika mereka berpartisipasi aktif dalam membuat musik dengan memainkan berbagai instrumen perkusi dan bernyanyi. Jadi selama hari yang penuh tekanan, nyalakan radio untuk membantu Anda tenang dan untuk manfaat penyembuhan maksimum, pastikan untuk bernyanyi bersama dan mengetuk kaki Anda untuk irama.
4) Musik membantu Anda tidur lebih baik
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mendengarkan musik klasik yang menenangkan selama 45 menit sebelum tidur tidur secara signifikan lebih baik daripada mereka yang tidur dengan buku audio atau tidak mendengarkan sama sekali.
5) Musik mengurangi depresi
Lebih dari 350 juta orang di seluruh dunia menderita depresi dan 90% dari mereka juga mengalami insomnia. Penelitian Sleep menemukan bahwa gejala depresi menurun sebagian besar dengan mereka yang mendengarkan musik klasik. Jadi, jika Anda mengalami hari yang menantang, angkat semangat Anda dengan musik klasik atau meditasi.
6) Musik meningkatkan suasana hati Anda saat mengemudi
Saya yakin Anda semua akan setuju dengan ini bahwa musik membantu suasana hati kami dan juga membantu kami berkonsentrasi lebih baik saat berkendara. Menurut sebuah penelitian di Belanda, ditemukan bahwa musik dapat secara positif memengaruhi suasana hati Anda saat mengemudi dan akibatnya mengarah pada mengemudi yang lebih aman daripada jika Anda tidak mendengarkan apa pun sama sekali.
7) Musik memperkuat pembelajaran dan memori
Para peneliti telah menemukan bahwa musik dapat membantu Anda mempelajari dan mengingat informasi dengan lebih baik. Peserta yang merupakan musisi belajar lebih baik dengan musik netral dan diuji lebih baik dengan musik positif sedangkan non-musisi belajar lebih baik dengan musik positif dan diuji lebih baik dengan musik netral. Antara lain, musik membantu memperkuat pembelajaran dan memori peserta.
Para peneliti telah menemukan bahwa musik dapat membantu Anda mempelajari dan mengingat informasi dengan lebih baik. Peserta yang merupakan musisi belajar lebih baik dengan musik netral dan diuji lebih baik dengan musik positif sedangkan non-musisi belajar lebih baik dengan musik positif dan diuji lebih baik dengan musik netral. Antara lain, musik membantu memperkuat pembelajaran dan memori peserta.
8) Musik meningkatkan kecerdasan verbal
Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa setelah satu bulan pelajaran musik dengan anak-anak antara usia 4 dan 6, 90% secara signifikan meningkatkan kemampuan mereka untuk memahami kata-kata dan menjelaskan maknanya. Penelitian lain menemukan bahwa wanita dan anak-anak yang terlatih secara musik mengungguli mereka yang tidak terlibat dalam musik ketika menyelesaikan tes memori verbal. Seperti yang Anda lihat, ada begitu banyak manfaat untuk musik dan itu telah menjadi bahasa universal yang efektif; menurut penelitian baru, musik "dapat mengkomunikasikan perasaan dasar manusia terlepas dari budaya dan latar belakang etnis pendengar".
Translation by own version
8 keuntungan mendengarkan musik
Telah terbukti bahwa musik secara dramatis membantu meningkatkan kesejahteraan mental orang serta meningkatkan kesehatan fisik. Contohnya, mata pelajaran musik dapat membantu meningkatkan IQ kita dan menjaga pikiran kita lebih tajam, terutama seiring bertambahnya usia. Di bawah ini adalah 8 manfaat yang sudah dibuktikan secara ilmiah yang menunjukkan mengapa kita harus lebih sering mendengarkan musik.
1) Musik membuat Anda senang
Otak Anda melepaskan 'hormon kesenangan', dopamin ketika Anda mendengarkan musik sebagai neuroscientist, seperti yang ditemukan dalam penelitian 'The neuroscience of music chill' oleh The Montreal Neurological Institute and Hospital.
2) Musik meningkatkan kinerja berlari
Pelari yang mendengarkan musik baik cepat atau lambat dapat menyelesaikan lari 800 meter lebih cepat daripada yang mendengarkan musik yang tenang atau tidak sama sekali. Jika Anda tertarik untuk berlari, mendengarkan musik dapat meningkatkan kemampuan Anda.
3) Musik menurunkan stres dan meningkatkan kesehatan
Mendengarkan musik dapat menurunkan kadar hormon stres, kortisol. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa sistem kekebalan tubuh meningkat ketika mereka berpartisipasi aktif dalam mendengarkan musik dengan memainkan berbagai instrumen perkusi dan bernyanyi.
Selama seharian yang penuh tekanan, menyalakan radio dapat membantu Anda tenang dan bermanfaat untuk penyembuhan yang maksimum, pastikan untuk bernyanyi sambil mengetuk kaki Anda sebagai irama pengiringnya.
4) Musik membantu Anda tidur lebih baik
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mendengarkan musik klasik dapat menenangkan selama 45 menit sebelum waktu tidur membuat tidur mereka secara signifikan lebih baik daripada mereka yang tidur dengan buku audio atau tidak mendengarkan sama sekali.
5) Musik mengurangi depresi
Lebih dari 350 juta orang di seluruh dunia menderita depresi dan 90% dari mereka juga mengalami insomnia. Penelitian Sleep menemukan bahwa gejala depresi menurun sebagian besar dengan mendengarkan musik klasik. Jadi, jika Anda mengalami hari yang menantang, angkat semangat Anda dengan mendengarkan musik klasik atau meditasi.
6) Musik meningkatkan suasana hati Anda saat mengemudi
Saya yakin Anda semua akan setuju dengan ini bahwa musik membantu suasana hati dan juga membantu untuk berkonsentrasi lebih baik saat berkendara. Menurut sebuah penelitian di Belanda, menemukan bahwa musik dapat secara positif memengaruhi suasana hati saat mengemudi dan alhasil mengarah mereka untuk mengemudi lebih aman daripada tidak mendengarkan apa pun sama sekali.
7) Musik memperkuat pembelajaran dan memori
Para peneliti telah menemukan bahwa musik dapat membantu Anda mempelajari dan mengingat informasi dengan lebih baik. Peserta yang merupakan musisi belajar lebih baik dengan musik netral dan diuji lebih baik dengan musik positif sedangkan non-musisi belajar lebih baik dengan musik positif dan diuji lebih baik dengan musik netral. Dengan kata lain, musik membantu memperkuat pembelajaran dan memori peserta.
8) Musik meningkatkan kecerdasan verbal
Telah terbukti bahwa musik secara dramatis membantu meningkatkan kesejahteraan mental orang serta meningkatkan kesehatan fisik. Contohnya, mata pelajaran musik dapat membantu meningkatkan IQ kita dan menjaga pikiran kita lebih tajam, terutama seiring bertambahnya usia. Di bawah ini adalah 8 manfaat yang sudah dibuktikan secara ilmiah yang menunjukkan mengapa kita harus lebih sering mendengarkan musik.
1) Musik membuat Anda senang
Otak Anda melepaskan 'hormon kesenangan', dopamin ketika Anda mendengarkan musik sebagai neuroscientist, seperti yang ditemukan dalam penelitian 'The neuroscience of music chill' oleh The Montreal Neurological Institute and Hospital.
2) Musik meningkatkan kinerja berlari
Pelari yang mendengarkan musik baik cepat atau lambat dapat menyelesaikan lari 800 meter lebih cepat daripada yang mendengarkan musik yang tenang atau tidak sama sekali. Jika Anda tertarik untuk berlari, mendengarkan musik dapat meningkatkan kemampuan Anda.
3) Musik menurunkan stres dan meningkatkan kesehatan
Mendengarkan musik dapat menurunkan kadar hormon stres, kortisol. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa sistem kekebalan tubuh meningkat ketika mereka berpartisipasi aktif dalam mendengarkan musik dengan memainkan berbagai instrumen perkusi dan bernyanyi.
Selama seharian yang penuh tekanan, menyalakan radio dapat membantu Anda tenang dan bermanfaat untuk penyembuhan yang maksimum, pastikan untuk bernyanyi sambil mengetuk kaki Anda sebagai irama pengiringnya.
4) Musik membantu Anda tidur lebih baik
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mendengarkan musik klasik dapat menenangkan selama 45 menit sebelum waktu tidur membuat tidur mereka secara signifikan lebih baik daripada mereka yang tidur dengan buku audio atau tidak mendengarkan sama sekali.
5) Musik mengurangi depresi
Lebih dari 350 juta orang di seluruh dunia menderita depresi dan 90% dari mereka juga mengalami insomnia. Penelitian Sleep menemukan bahwa gejala depresi menurun sebagian besar dengan mendengarkan musik klasik. Jadi, jika Anda mengalami hari yang menantang, angkat semangat Anda dengan mendengarkan musik klasik atau meditasi.
6) Musik meningkatkan suasana hati Anda saat mengemudi
Saya yakin Anda semua akan setuju dengan ini bahwa musik membantu suasana hati dan juga membantu untuk berkonsentrasi lebih baik saat berkendara. Menurut sebuah penelitian di Belanda, menemukan bahwa musik dapat secara positif memengaruhi suasana hati saat mengemudi dan alhasil mengarah mereka untuk mengemudi lebih aman daripada tidak mendengarkan apa pun sama sekali.
7) Musik memperkuat pembelajaran dan memori
Para peneliti telah menemukan bahwa musik dapat membantu Anda mempelajari dan mengingat informasi dengan lebih baik. Peserta yang merupakan musisi belajar lebih baik dengan musik netral dan diuji lebih baik dengan musik positif sedangkan non-musisi belajar lebih baik dengan musik positif dan diuji lebih baik dengan musik netral. Dengan kata lain, musik membantu memperkuat pembelajaran dan memori peserta.
8) Musik meningkatkan kecerdasan verbal
Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa setelah satu bulan pelajaran musik untuk anak-anak antara usia 4 dan 6, 90% secara signifikan meningkatkan kemampuan mereka untuk memahami kata-kata sekaligus menjelaskan maknanya. Penelitian lain menemukan bahwa wanita dan anak-anak yang terlatih dengan musik mengungguli mereka dibanding yang tidak terlibat dalam musik ketika menyelesaikan tes memori verbal. Seperti yang Anda ketahui, ada begitu banyak manfaat dari musik itu sendiri serta telah menjadi bahasa universal yang efektif; menurut penelitian baru, musik "dapat mengomunikasikan perasaan dasar manusia baik itu budaya maupun latar belakang etnis".
Monday, May 6, 2019
Tugas Softskill penerjemahan Berbantuan komputer (politik)
M. Naufal F Y/13615964/4SA01
Indonesia plans to relocate its capital from Jakarta
(CNN) Indonesia plans to move its capital city from Jakarta, according to the country's planning minister.
Indonesia's Minister of National Development and Planning Board Chief, Bambang Brodjonegoro, said President Joko Widodo favored a plan to relocate the capital from Jakarta to outside of Java Island, according to CNN Indonesia, but that the government has not yet formally decided an exact location.
According to Reuters, Brodjonegoro said on Monday that the administration was considering the eastern side of the archipelago as the destination for the new capital. However, such a move could take up to 10 years, he said,
Jakarta is home to more than 10 million people according to the United Nations, with an estimated 30 million in the greater metropolitan area.
It's also one of the fastest sinking cities in the world, according to the not-for-profit organizationThe World Economic Forum. The nation is prone to flooding and is sinking at an alarming rate due to over-extraction of groundwater.
Brodjonegoro estimated that government would need the equivalent of 23-33 billion US dollars to move the capital, build new infrastructure and relocate civil servants from Jakarta, CNN Indonesia reported.
(https://edition.cnn.com/2019/04/29/asia/indonesia-relocate-jakarta-intl/index.html)
(Own translation version)
Rencana Indonesia untuk memindahkan ibukota dari Jakarta
(CNN) Indonesia berencana untuk memindahkan ibukota dari Jakarta, menurut menteri perencanaan negara.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional Indonesia, Bambang Brodjonegoro, mengatakan Presiden Joko Widodo mendukung rencana untuk pemindahan ibukota dari Jakarta ke luar Pulau Jawa, menurut CNN Indonesia, tetapi pemerintah belum memutuskan lokasi yang tepat secara resmi.
Menurut Reuters, Brodjonegoro mengatakan pada hari Senin bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan kepulauan bagian timur sebagai tujuan untuk ibukota yang baru. Namun, langkah seperti itu bisa membutuhkan waktu hingga 10 tahun, tuturnya,
Jakarta adalah rumah bagi lebih dari 10 juta orang menurut PBB, dengan sekitar 30 juta di kawasan metropolitan yang lebih besar.
Jakarta juga merupakan salah satu kota yang paling cepat tenggelam di dunia, menurut organisasi nirlaba dari The World Economic Forum. Negara ini rawan banjir dan tenggelam pada tingkat yang mengkhawatirkan karena ekstraksi air tanah yang berlebihan.
Brodjonegoro memperkirakan bahwa pemerintah akan membutuhkan anggaran sekitar 23-33 miliar dolar AS untuk memindahkan ibukota, membangun infrastruktur yang baru, serta merelokasi pegawai negeri dari Jakarta, CNN Indonesia melaporkan.
(Google translation version)
Indonesia berencana untuk memindahkan ibukota dari Jakarta
(CNN) Indonesia berencana untuk memindahkan ibukotanya dari Jakarta, menurut menteri perencanaan negara.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional Indonesia, Bambang Brodjonegoro, mengatakan Presiden Joko Widodo mendukung rencana untuk memindahkan ibukota dari Jakarta ke luar Pulau Jawa, menurut CNN Indonesia, tetapi pemerintah belum secara resmi memutuskan lokasi yang tepat.
Menurut Reuters, Brodjonegoro mengatakan pada hari Senin bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan sisi timur kepulauan sebagai tujuan untuk ibukota baru. Namun, langkah seperti itu bisa memakan waktu hingga 10 tahun, katanya,
Jakarta adalah rumah bagi lebih dari 10 juta orang menurut PBB, dengan sekitar 30 juta di wilayah metropolitan yang lebih besar.
Ini juga salah satu kota yang paling cepat tenggelam di dunia, menurut organisasi nirlaba The World Economic Forum. Negara ini rawan banjir dan tenggelam pada tingkat yang mengkhawatirkan karena ekstraksi berlebihan air tanah.
Brodjonegoro memperkirakan bahwa pemerintah akan membutuhkan setara dengan 23-33 miliar dolar AS untuk memindahkan ibukota, membangun infrastruktur baru, dan merelokasi pegawai negeri dari Jakarta, CNN Indonesia melaporkan.
Indonesia plans to relocate its capital from Jakarta
(CNN) Indonesia plans to move its capital city from Jakarta, according to the country's planning minister.
Indonesia's Minister of National Development and Planning Board Chief, Bambang Brodjonegoro, said President Joko Widodo favored a plan to relocate the capital from Jakarta to outside of Java Island, according to CNN Indonesia, but that the government has not yet formally decided an exact location.
According to Reuters, Brodjonegoro said on Monday that the administration was considering the eastern side of the archipelago as the destination for the new capital. However, such a move could take up to 10 years, he said,
Jakarta is home to more than 10 million people according to the United Nations, with an estimated 30 million in the greater metropolitan area.
It's also one of the fastest sinking cities in the world, according to the not-for-profit organizationThe World Economic Forum. The nation is prone to flooding and is sinking at an alarming rate due to over-extraction of groundwater.
Brodjonegoro estimated that government would need the equivalent of 23-33 billion US dollars to move the capital, build new infrastructure and relocate civil servants from Jakarta, CNN Indonesia reported.
(https://edition.cnn.com/2019/04/29/asia/indonesia-relocate-jakarta-intl/index.html)
(Own translation version)
Rencana Indonesia untuk memindahkan ibukota dari Jakarta
(CNN) Indonesia berencana untuk memindahkan ibukota dari Jakarta, menurut menteri perencanaan negara.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional Indonesia, Bambang Brodjonegoro, mengatakan Presiden Joko Widodo mendukung rencana untuk pemindahan ibukota dari Jakarta ke luar Pulau Jawa, menurut CNN Indonesia, tetapi pemerintah belum memutuskan lokasi yang tepat secara resmi.
Menurut Reuters, Brodjonegoro mengatakan pada hari Senin bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan kepulauan bagian timur sebagai tujuan untuk ibukota yang baru. Namun, langkah seperti itu bisa membutuhkan waktu hingga 10 tahun, tuturnya,
Jakarta adalah rumah bagi lebih dari 10 juta orang menurut PBB, dengan sekitar 30 juta di kawasan metropolitan yang lebih besar.
Jakarta juga merupakan salah satu kota yang paling cepat tenggelam di dunia, menurut organisasi nirlaba dari The World Economic Forum. Negara ini rawan banjir dan tenggelam pada tingkat yang mengkhawatirkan karena ekstraksi air tanah yang berlebihan.
Brodjonegoro memperkirakan bahwa pemerintah akan membutuhkan anggaran sekitar 23-33 miliar dolar AS untuk memindahkan ibukota, membangun infrastruktur yang baru, serta merelokasi pegawai negeri dari Jakarta, CNN Indonesia melaporkan.
(Google translation version)
Indonesia berencana untuk memindahkan ibukota dari Jakarta
(CNN) Indonesia berencana untuk memindahkan ibukotanya dari Jakarta, menurut menteri perencanaan negara.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional Indonesia, Bambang Brodjonegoro, mengatakan Presiden Joko Widodo mendukung rencana untuk memindahkan ibukota dari Jakarta ke luar Pulau Jawa, menurut CNN Indonesia, tetapi pemerintah belum secara resmi memutuskan lokasi yang tepat.
Menurut Reuters, Brodjonegoro mengatakan pada hari Senin bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan sisi timur kepulauan sebagai tujuan untuk ibukota baru. Namun, langkah seperti itu bisa memakan waktu hingga 10 tahun, katanya,
Jakarta adalah rumah bagi lebih dari 10 juta orang menurut PBB, dengan sekitar 30 juta di wilayah metropolitan yang lebih besar.
Ini juga salah satu kota yang paling cepat tenggelam di dunia, menurut organisasi nirlaba The World Economic Forum. Negara ini rawan banjir dan tenggelam pada tingkat yang mengkhawatirkan karena ekstraksi berlebihan air tanah.
Brodjonegoro memperkirakan bahwa pemerintah akan membutuhkan setara dengan 23-33 miliar dolar AS untuk memindahkan ibukota, membangun infrastruktur baru, dan merelokasi pegawai negeri dari Jakarta, CNN Indonesia melaporkan.
Sunday, April 14, 2019
Tugas Softskill penerjemahan Berbantuan komputer 2
M. NAUFAL F.Y/4SA01/13615964
Festival Tomatina, Tradisi Lempar Tomat di Spanyol
KOMPAS.com - Puluhan ribu orang saling melempari 120 ton tomat dengan penuh keriaan. Akibatnya, jalanan pun menjadi merah dan basah oleh tomat. Inilah festival perang makanan terbesar di Spanyol yang dikenal dengan nama "Tomatina”.
Lautan manusia memenuhi Plaza Mayor di daerah Bunol, bagian timur Spanyol. Beberapa orang bertelanjang dada dan bahkan mengenakan kacamata renang untuk menghindari mata perih akibat terkena sari tomat.
Sementara, para penonton memberikan semangat dari balkon-balkon di bangunan yang berada di sekeliling jalanan medan pertempuran. Lima truk yang berisikan tomat harus ikut berdesakan dengan lautan manusia yang penuh dengan lumuran tomat.
"Saya tak bisa melempar dengan cepat. Ini gila. Ini tahun ketiga saya ikut festival ini," tutur Angel, salah satu pelempar tomat.
Festival Tomatina diselenggarakan setiap tahun di Bunol. Sebuah daerah subur yang jaraknya sekitar 40 kilometer ke arah utara dari kota Valencia. Kota Valencia merupakan kota terbesar ketiga di Spanyol. Tomatina pada tahun ini diselenggarakan pada Rabu (29/8/2012).
Aparat pemerintah setempat menuturkan bahwa mereka mengharapkan "pertempuran" tomat tersebut dapat memberikan kontribusi 300.000 euro atau sekitar 3,5 milyar rupiah untuk perekonomian lokal. Angka ini pun diharapkan dapat memstimulasi keadaan ekonomi yang mengalami krisis dan tingkat pengangguran yang mencapai 25 persen. "
Kami sudah tidak punya tempat yang cukup luas, tapi mau bagaimana lagi. Festival ini sudah ada sejak tahun 1945," kata Rafael Perez, juru bicara dari pemerintah setempat Bunol.
Meskipun asal-mula acara ini tak jelas, beberapa sumber menyebutkan festival tersebut bermula dari perang makanan antara anak-anak yang terjadi di pertengahan tahun 1940-an di Bunol.
Although the origin of this event is unclear, several sources say the festival started from a food war between children that occurred in the mid 1940s at Bunol.
Kini, perang makanan itu sudah berkembang pesat menjadi festival yang sering diliput berbagai media mancanegara dan semakin banyak orang yang datang ke festival tersebut. Turis-turis tahun ini yang datang untuk Tomatina berasal dari Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, dan India.
Setelah "pertempuran", para pelempar tomat kemudian menuju sungai terdekat untuk membersihkan diri dari sisa-sisa tomat. Tahun ini, enam kereta api berkapasitas 29 ribu kursi khusus disediakan untuk memudahkan akses ke Tomatina. Begitupula penyediaan kawasan berkemah untuk para turis.
(Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Festival Tomatina, Tradisi Lempar Tomat di Spanyol", https://internasional.kompas.com/read/2012/08/30/17342085/Festival.Tomatina.Tradisi.Lempar.Tomat.di.Spanyol.)
Translation by own version
Fiesta del Tomatina, a Tradition of Throwing Tomatoes in Spain
KOMPAS.com - Tens of thousands people throw at each other 120 tons of tomatoes with enjoyment. Aftermath, the street became red and wet by tomatoes. This is the biggest food war festival in Spain known as "Tomatina".
Plaza Mayor in the area of Bunol filled by a lot of human, eastern Spain. Some people were naked and even had worn swimming glasses to covering their eyes from sore eyes due to being affected of tomatoes essence.
Meanwhile, the audience gave enthusiasm from the balconies in the buildings around the battlefield. Five trucks contained tomatoes must be jostled with a lot of people that covered in tomatoes.
"I can't throw quickly. This is insane. This is the third year times I joined this festival," said Angel, one of the tomato thrower.
The Tomatina Festival is held every year in Bunol. A fertile area that is about 40 kilometers north of the city of Valencia. The city of Valencia is the third largest city in Spain. Tomatina this year was held on Wednesday (08/29/2012).
Local government officials said that they hoped the "battle" of tomatoes could contribute 300,000 euros or around 3.5 billion rupiah for the local economy. This rate is also expected to stimulate economic conditions which are experiencing a crisis and the unemployment rate that reaches 25 percent. "
We don't have enough space, but we can't help it. This festival has been existed since 1945, "said Rafael Perez, a spokesman for the local government of Bunol.
Now, the food war has developed rapidly into a festival that is often covered by various foreign media outlets and more and more people are coming to the festival. The tourists this year who came to Tomatina came from Japan, South Korea, Australia, New Zealand and India.
After the "battle", the tomato throwers then headed for the nearby river to rid themselves of the remains of tomatoes. This year, six trains with a capacity of 29 thousand special seats are provided for easy access to Tomatina. Likewise the provision of worship areas for tourists.
Translation By Google
Tomatina Festival, Tradition of Tomato Throw in Spain
KOMPAS.com - Tens of thousands of people throw at each other 120 tons of tomatoes with great joy. As a result, the road became red and wet with tomatoes. This is the biggest food war festival in Spain known as "Tomatina".
A sea of humans meets Plaza Mayor in the area of Bunol, eastern Spain. Some people lean on their chests and even wear swimming goggles fortunately avoiding the sore eyes from being exposed to tomato juice.
Meanwhile, the audience gave enthusiasm from the balconies in the buildings around the battlefield. Five trucks containing tomatoes must be jostled with a sea of people full of tomatoes.
"I can't throw quickly. This is crazy. This is the third year I joined this festival," said Angel, one of the tomato throwers.
The Tomatina Festival is held every year in Bunol. A fertile area that is about 40 kilometers north of the city of Valencia. The city of Valencia is the third largest city in Spain. Tomatina this year was held on Wednesday (08/29/2012).
Local government officials said that they hoped the "battle" of tomatoes could contribute 300,000 euros or around 3.5 billion rupiah to the local economy. This figure is also expected to stimulate economic conditions that are experiencing a crisis and the unemployment rate that reaches 25 percent. "
We don't have enough space, but we can't help it. This festival has been around since 1945, "said Rafael Perez, spokesman for the local government of Bunol.
Although the origin of this event is unclear, several sources say the festival stems from a food war between children that occurred in the mid 1940s at Bunol.
Now, the food war has developed rapidly into a festival that is often covered by various foreign media outlets and more and more people are coming to the festival. The tourists this year who came to Tomatina came from Japan, South Korea, Australia, New Zealand and India.
After the "battle", the tomato throwers then headed for the nearby river to rid themselves of the remains of tomatoes. This year, six trains with a capacity of 29 thousand special seats are provided for easy access to Tomatina. Likewise the provision of worship areas for tourists.
Sunday, March 17, 2019
Tugas Softskill 4 (minggu 1)
M. NAUFAL FADHIL YUWONO
4SA01
13615964
According to Ghazala (1995), "translation is generally used to refer to all the process and methods used to convey the meaning of the source language in to the target language".
How Can a Fintech Company Win 20 Million Customers?
How long will it be before the new financial technology companies transform the financial-services industry? To startup fintech leaders such as N26 CEO Valentin Stalf, that may be the wrong question. They want to know how long it will take to transform people’s everyday experience — in particular, the way they organize their lives and prepare for their financial future.
A consumer bank accessible only through a mobile app, N26 has been described as offering the most modern bank account in Europe. Based in Berlin, it has no branches or ATMs of its own, but customers can get cash at any ATM or at 7,000 affiliated retailers. N26 is sometimes described as targeting millennials, who tend to be easily frustrated when it comes to financial services. One study, the 2017 Millennial Disruption Index, found that 71 percent of the respondents would rather visit the dentist than their local bank branch.
Stalf, born in 1985, is a millennial himself. He and his colleagues at N26 believe that people of all ages are ready for digitally enabled simplicity and seamlessness, especially in personal banking. (“Why can’t we ‘Spotify’ banking?” he asks.) N26’s strategy is to combine all the complexity of an individual’s financial life — with accounts and cards from many companies — into a single, relatively simple financial-services platform, using cross-service partnerships and alliances to expand the services it offers. Its current partnerships with Mastercard, Clark for insurance, TransferWise for money transfers, and Auxmoney for credit lines represent first steps toward the larger business ecosystem that Stalf plans to create.
Raised in Vienna, Stalf got involved in fintech after pursuing a master’s degree in accounting and finance at St. Gallen University in Switzerland. In 2012, after a stint at an investment bank, he moved to Berlin and joined a tech incubator called Rocket Internet to work on fintech-related projects. That’s when he started to learn about the challenges traditional banks face when it comes to digitization. He launched his startup about a year later, in 2013, with his boyhood friend Max Tayenthal. Tayenthal, a lawyer, was well-accustomed to the highly regulated environment of the European financial-services industry.
N26 currently has about 550,000 users in Europe — primarily in Germany, Austria, France, Spain, and Italy. That’s a fraction of what an established consumer bank manages, but the bank is adding about 2,000 users per day, often at a low cost compared to more established banks. In 2018, N26 will open business in the United States and United Kingdom. Stalf met with strategy+business at the N26 offices in Berlin, where he talked about the digital generation’s changing financial habits and the “Spotification” of banking.
S+B: What did you see that led you to launch N26?
STALF: Our starting point was the poor quality of other digital banking products. In e-commerce and entertainment, the experience is mobile-friendly and easy to use. Most banking products are really difficult for customers, and no one enjoys interacting with them.
People’s financial lives are so important because they are the basis for all decisions. If you want to buy something, go on holiday, or plan for the future, your ability depends on your budget and cash flow. But most banking products today are not conducive to understanding your financial lives and making good decisions that build good habits.
We decided to create a bank that people would use, not because they had to, but because they really loved to open the software and engage with it. We got our own banking license, because we didn’t want the constraints that would come if we were part of another banking group, with partners who would tell us what to do or what rules to follow. If you want to put forward a very simple product that people love to use, you can only do it when you own the technology and govern yourself.
(Translate own version)
Bagaimana bisa perusahaan fintech memenangkan 20 juta pelanggan
Berapa lama sebelum perusahaan teknologi keuangan (fintech) yang baru mentransformasi industri jasa keuangan? Bagi para pemimpin startup fintech seperti CEO N26, Valentin Stalf, itu mungkin pertanyaan yang salah. Mereka ingin tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan orang untuk mengubah pengalaman sehari-hari – khususnya cara mereka mengatur kehidupan dan mempersiapkan masa depan finansial .
Bank konsumen yang hanya dapat diakses melalui aplikasi seluler, N26 telah menawarkan rekening bank paling modern di Eropa. Berasal dari Berlin, ia tidak memiliki cabang atau ATM sendiri, tetapi pelanggan dapat memperoleh uang tunai di ATM apa pun atau di 7.000 pengecer terafiliasi. N26 kadang-kadang digambarkan sebagai penargetan milenium, yang cenderung mudah terganggu perihal layanan keuangan. Salah satu studi dari Millennial Disruption Index 2017, menunjukkan bahwa 71 persen responden lebih suka mengunjungi dokter gigi daripada cabang bank lokal.
Stalf, lahir pada tahun 1985, adalah seorang milenial. Dia dan rekan-rekannya di N26 percaya bahwa orang-orang dari segala usia menginginkan kesederhanaan dan kelancaran secara digital, terutama di perbankan pribadi. ("Mengapa kita tidak bisa mengaplikasikan perbankan 'Spotify'?" Tanyanya.) Strategi N26 adalah menggabungkan semua kerumitan kehidupan finansial individu - dengan akun dan kartu dari banyak perusahaan - ke dalam platform layanan keuangan tunggal yang relatif sederhana, menggunakan kemitraan dan aliansi lintas-layanan untuk memperluas layanan yang ditawarkan. Kemitraannya saat ini dengan Mastercard, Clark untuk asuransi, TransferWise untuk transfer uang, dan Auxmoney untuk jalur kredit mewakili langkah pertama menuju ekosistem bisnis lebih besar yang Stalf rencanakan.
Dibesarkan di Wina, Stalf terlibat dalam fintech setelah mencapai gelar master di bidang akuntansi dan keuangan di Universitas St. Gallen di Swiss. Pada 2012, setelah bertugas di bank investasi, ia pindah ke Berlin dan bergabung dengan inkubator teknologi bernama Rocket Internet untuk mengerjakan banyak proyek terkait fintech. Saat itulah ,ia mulai mempelajari tantangan yang dihadapi bank tradisional ketika menghadapi digitalisasi. Dia meluncurkan startupnya sekitar setahun kemudian, pada 2013, dengan teman masa kecilnya Max Tayenthal. Tayenthal yang seorang pengacara, terbiasa dengan lingkungan industri jasa keuangan Eropa yang sangat teratur.
N26 saat ini memiliki sekitar 550.000 pengguna di Eropa - terutama di Jerman, Austria, Prancis, Spanyol, dan Italia. Data tersebut adalah sebagian kecil dari apa yang dikelola oleh bank konsumen yang berpengalaman, tetapi bank tersebut menambah sekitar 2.000 pengguna per hari, seringkali dengan biaya rendah dibandingkan dengan bank yang lebih berpengalaman. Pada 2018, N26 akan membuka bisnis di Amerika Serikat dan Inggris. Stalf bertemu dengan bisnis + strategi di kantor N26 di Berlin, di mana ia membicarakan perubahan kebiasaan keuangan generasi digital dan "Spotifikasi" perbankan.
S + B: Hal apa yang membuat Anda meluncurkan N26?
STALF: Titik awal kami adalah buruknya kualitas produk perbankan digital lainnya. Dalam e-commerce dan hiburan, seharusnya mereka mobile-friendly dan mudah digunakan. Sebagian besar produk perbankan tidak ramah pelanggan, dan tidak ada yang senang saat menggunakannya.
Kehidupan finansial sangat penting karena mereka adalah dasar dari semua keputusan. Jika Anda ingin membeli sesuatu, berlibur, atau merencanakan masa depan, kemampuan Anda tergantung pada anggaran dan arus kas Anda. Tetapi sebagian besar produk perbankan saat ini tidak kondusif untuk memahami kehidupan keuangan Anda dan membuat keputusan yang baik untuk membangun kebiasaan baik.
Kami memutuskan untuk membuat bank yang akan digunakan orang, bukan karena mereka harus, tetapi karena mereka benar-benar suka membuka perangkat lunak dan terlibat dengannya. Kami mendapatkan lisensi perbankan kami sendiri, karena kami tidak ingin kendala yang akan datang jika kami menjadi bagian dari kelompok perbankan lain, dengan mitra yang akan memberi tahu kami apa yang harus dilakukan atau aturan apa yang harus diikuti. Jika Anda ingin mengedepankan produk yang sangat sederhana yang suka digunakan orang, Anda hanya bisa melakukannya ketika Anda memiliki teknologi dan mengatur diri sendiri.
(Translation by Google)
Bagaimana Perusahaan Fintech Memenangkan 20 Juta Pelanggan?
Berapa lama sebelum perusahaan teknologi keuangan baru mengubah industri jasa keuangan? Bagi para pemimpin startup fintech seperti CEO N26, Valentin Stalf, itu mungkin pertanyaan yang salah. Mereka ingin tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengubah pengalaman sehari-hari orang - khususnya, cara mereka mengatur kehidupan mereka dan mempersiapkan masa depan finansial mereka.
Bank konsumen yang hanya dapat diakses melalui aplikasi seluler, N26 telah digambarkan menawarkan rekening bank paling modern di Eropa. Berbasis di Berlin, ia tidak memiliki cabang atau ATM sendiri, tetapi pelanggan dapat memperoleh uang tunai di ATM apa pun atau di 7.000 pengecer terafiliasi. N26 kadang-kadang digambarkan sebagai penargetan milenium, yang cenderung mudah frustrasi ketika datang ke layanan keuangan. Satu studi, Millennial Disruption Index 2017, menemukan bahwa 71 persen responden lebih suka mengunjungi dokter gigi daripada cabang bank lokal mereka.
Stalf, lahir pada tahun 1985, adalah seorang milenial. Dia dan rekan-rekannya di N26 percaya bahwa orang-orang dari segala usia siap untuk kesederhanaan dan kelancaran yang memungkinkan secara digital, terutama di perbankan pribadi. ("Mengapa kita tidak bisa perbankan 'Spotify'?" Tanyanya.) Strategi N26 adalah menggabungkan semua kompleksitas kehidupan finansial individu - dengan akun dan kartu dari banyak perusahaan - ke dalam platform layanan keuangan tunggal yang relatif sederhana, menggunakan kemitraan dan aliansi lintas-layanan untuk memperluas layanan yang ditawarkannya. Kemitraannya saat ini dengan Mastercard, Clark untuk asuransi, TransferWise untuk transfer uang, dan Auxmoney untuk jalur kredit mewakili langkah pertama menuju ekosistem bisnis yang lebih besar yang Stalf rencanakan untuk ciptakan.
Dibesarkan di Wina, Stalf terlibat dalam fintech setelah mengejar gelar master di bidang akuntansi dan keuangan di Universitas St. Gallen di Swiss. Pada 2012, setelah bertugas di bank investasi, ia pindah ke Berlin dan bergabung dengan inkubator teknologi bernama Rocket Internet untuk mengerjakan proyek-proyek terkait fintech. Saat itulah ia mulai belajar tentang tantangan yang dihadapi bank tradisional ketika datang ke digitalisasi. Dia meluncurkan startupnya sekitar setahun kemudian, pada 2013, dengan teman masa kecilnya Max Tayenthal. Tayenthal, seorang pengacara, terbiasa dengan lingkungan industri jasa keuangan Eropa yang sangat teratur.
N26 saat ini memiliki sekitar 550.000 pengguna di Eropa - terutama di Jerman, Austria, Prancis, Spanyol, dan Italia. Itu adalah sebagian kecil dari apa yang dikelola oleh bank konsumen yang mapan, tetapi bank tersebut menambah sekitar 2.000 pengguna per hari, seringkali dengan biaya rendah dibandingkan dengan bank yang lebih mapan. Pada 2018, N26 akan membuka bisnis di Amerika Serikat dan Inggris. Stalf bertemu dengan bisnis + strategi di kantor N26 di Berlin, di mana ia berbicara tentang perubahan kebiasaan keuangan generasi digital dan "Spotifikasi" perbankan.
S + B: Apa yang Anda lihat yang membuat Anda meluncurkan N26?
STALF: Titik awal kami adalah buruknya kualitas produk perbankan digital lainnya. Dalam e-commerce dan hiburan, pengalamannya mobile-friendly dan mudah digunakan. Sebagian besar produk perbankan benar-benar sulit bagi pelanggan, dan tidak ada yang senang berinteraksi dengan mereka.
Kehidupan finansial orang-orang sangat penting karena mereka adalah dasar untuk semua keputusan. Jika Anda ingin membeli sesuatu, berlibur, atau merencanakan masa depan, kemampuan Anda tergantung pada anggaran dan arus kas Anda. Tetapi sebagian besar produk perbankan saat ini tidak kondusif untuk memahami kehidupan keuangan Anda dan membuat keputusan yang baik yang membangun kebiasaan baik.
Kami memutuskan untuk membuat bank yang akan digunakan orang, bukan karena mereka harus, tetapi karena mereka benar-benar suka membuka perangkat lunak dan terlibat dengannya. Kami mendapatkan lisensi perbankan kami sendiri, karena kami tidak ingin kendala yang akan datang jika kami menjadi bagian dari kelompok perbankan lain, dengan mitra yang akan memberi tahu kami apa yang harus dilakukan atau aturan apa yang harus diikuti. Jika Anda ingin mengedepankan produk yang sangat sederhana yang suka digunakan orang, Anda hanya bisa melakukannya ketika Anda memiliki teknologi dan mengatur diri sendiri.
(https://www.strategy-business.com/article/How-Can-a-Fintech-Company-Win-20-Million-Customers)
4SA01
13615964
According to Ghazala (1995), "translation is generally used to refer to all the process and methods used to convey the meaning of the source language in to the target language".
How Can a Fintech Company Win 20 Million Customers?
How long will it be before the new financial technology companies transform the financial-services industry? To startup fintech leaders such as N26 CEO Valentin Stalf, that may be the wrong question. They want to know how long it will take to transform people’s everyday experience — in particular, the way they organize their lives and prepare for their financial future.
A consumer bank accessible only through a mobile app, N26 has been described as offering the most modern bank account in Europe. Based in Berlin, it has no branches or ATMs of its own, but customers can get cash at any ATM or at 7,000 affiliated retailers. N26 is sometimes described as targeting millennials, who tend to be easily frustrated when it comes to financial services. One study, the 2017 Millennial Disruption Index, found that 71 percent of the respondents would rather visit the dentist than their local bank branch.
Stalf, born in 1985, is a millennial himself. He and his colleagues at N26 believe that people of all ages are ready for digitally enabled simplicity and seamlessness, especially in personal banking. (“Why can’t we ‘Spotify’ banking?” he asks.) N26’s strategy is to combine all the complexity of an individual’s financial life — with accounts and cards from many companies — into a single, relatively simple financial-services platform, using cross-service partnerships and alliances to expand the services it offers. Its current partnerships with Mastercard, Clark for insurance, TransferWise for money transfers, and Auxmoney for credit lines represent first steps toward the larger business ecosystem that Stalf plans to create.
Raised in Vienna, Stalf got involved in fintech after pursuing a master’s degree in accounting and finance at St. Gallen University in Switzerland. In 2012, after a stint at an investment bank, he moved to Berlin and joined a tech incubator called Rocket Internet to work on fintech-related projects. That’s when he started to learn about the challenges traditional banks face when it comes to digitization. He launched his startup about a year later, in 2013, with his boyhood friend Max Tayenthal. Tayenthal, a lawyer, was well-accustomed to the highly regulated environment of the European financial-services industry.
N26 currently has about 550,000 users in Europe — primarily in Germany, Austria, France, Spain, and Italy. That’s a fraction of what an established consumer bank manages, but the bank is adding about 2,000 users per day, often at a low cost compared to more established banks. In 2018, N26 will open business in the United States and United Kingdom. Stalf met with strategy+business at the N26 offices in Berlin, where he talked about the digital generation’s changing financial habits and the “Spotification” of banking.
S+B: What did you see that led you to launch N26?
STALF: Our starting point was the poor quality of other digital banking products. In e-commerce and entertainment, the experience is mobile-friendly and easy to use. Most banking products are really difficult for customers, and no one enjoys interacting with them.
People’s financial lives are so important because they are the basis for all decisions. If you want to buy something, go on holiday, or plan for the future, your ability depends on your budget and cash flow. But most banking products today are not conducive to understanding your financial lives and making good decisions that build good habits.
We decided to create a bank that people would use, not because they had to, but because they really loved to open the software and engage with it. We got our own banking license, because we didn’t want the constraints that would come if we were part of another banking group, with partners who would tell us what to do or what rules to follow. If you want to put forward a very simple product that people love to use, you can only do it when you own the technology and govern yourself.
(Translate own version)
Bagaimana bisa perusahaan fintech memenangkan 20 juta pelanggan
Berapa lama sebelum perusahaan teknologi keuangan (fintech) yang baru mentransformasi industri jasa keuangan? Bagi para pemimpin startup fintech seperti CEO N26, Valentin Stalf, itu mungkin pertanyaan yang salah. Mereka ingin tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan orang untuk mengubah pengalaman sehari-hari – khususnya cara mereka mengatur kehidupan dan mempersiapkan masa depan finansial .
Bank konsumen yang hanya dapat diakses melalui aplikasi seluler, N26 telah menawarkan rekening bank paling modern di Eropa. Berasal dari Berlin, ia tidak memiliki cabang atau ATM sendiri, tetapi pelanggan dapat memperoleh uang tunai di ATM apa pun atau di 7.000 pengecer terafiliasi. N26 kadang-kadang digambarkan sebagai penargetan milenium, yang cenderung mudah terganggu perihal layanan keuangan. Salah satu studi dari Millennial Disruption Index 2017, menunjukkan bahwa 71 persen responden lebih suka mengunjungi dokter gigi daripada cabang bank lokal.
Stalf, lahir pada tahun 1985, adalah seorang milenial. Dia dan rekan-rekannya di N26 percaya bahwa orang-orang dari segala usia menginginkan kesederhanaan dan kelancaran secara digital, terutama di perbankan pribadi. ("Mengapa kita tidak bisa mengaplikasikan perbankan 'Spotify'?" Tanyanya.) Strategi N26 adalah menggabungkan semua kerumitan kehidupan finansial individu - dengan akun dan kartu dari banyak perusahaan - ke dalam platform layanan keuangan tunggal yang relatif sederhana, menggunakan kemitraan dan aliansi lintas-layanan untuk memperluas layanan yang ditawarkan. Kemitraannya saat ini dengan Mastercard, Clark untuk asuransi, TransferWise untuk transfer uang, dan Auxmoney untuk jalur kredit mewakili langkah pertama menuju ekosistem bisnis lebih besar yang Stalf rencanakan.
Dibesarkan di Wina, Stalf terlibat dalam fintech setelah mencapai gelar master di bidang akuntansi dan keuangan di Universitas St. Gallen di Swiss. Pada 2012, setelah bertugas di bank investasi, ia pindah ke Berlin dan bergabung dengan inkubator teknologi bernama Rocket Internet untuk mengerjakan banyak proyek terkait fintech. Saat itulah ,ia mulai mempelajari tantangan yang dihadapi bank tradisional ketika menghadapi digitalisasi. Dia meluncurkan startupnya sekitar setahun kemudian, pada 2013, dengan teman masa kecilnya Max Tayenthal. Tayenthal yang seorang pengacara, terbiasa dengan lingkungan industri jasa keuangan Eropa yang sangat teratur.
N26 saat ini memiliki sekitar 550.000 pengguna di Eropa - terutama di Jerman, Austria, Prancis, Spanyol, dan Italia. Data tersebut adalah sebagian kecil dari apa yang dikelola oleh bank konsumen yang berpengalaman, tetapi bank tersebut menambah sekitar 2.000 pengguna per hari, seringkali dengan biaya rendah dibandingkan dengan bank yang lebih berpengalaman. Pada 2018, N26 akan membuka bisnis di Amerika Serikat dan Inggris. Stalf bertemu dengan bisnis + strategi di kantor N26 di Berlin, di mana ia membicarakan perubahan kebiasaan keuangan generasi digital dan "Spotifikasi" perbankan.
S + B: Hal apa yang membuat Anda meluncurkan N26?
STALF: Titik awal kami adalah buruknya kualitas produk perbankan digital lainnya. Dalam e-commerce dan hiburan, seharusnya mereka mobile-friendly dan mudah digunakan. Sebagian besar produk perbankan tidak ramah pelanggan, dan tidak ada yang senang saat menggunakannya.
Kehidupan finansial sangat penting karena mereka adalah dasar dari semua keputusan. Jika Anda ingin membeli sesuatu, berlibur, atau merencanakan masa depan, kemampuan Anda tergantung pada anggaran dan arus kas Anda. Tetapi sebagian besar produk perbankan saat ini tidak kondusif untuk memahami kehidupan keuangan Anda dan membuat keputusan yang baik untuk membangun kebiasaan baik.
Kami memutuskan untuk membuat bank yang akan digunakan orang, bukan karena mereka harus, tetapi karena mereka benar-benar suka membuka perangkat lunak dan terlibat dengannya. Kami mendapatkan lisensi perbankan kami sendiri, karena kami tidak ingin kendala yang akan datang jika kami menjadi bagian dari kelompok perbankan lain, dengan mitra yang akan memberi tahu kami apa yang harus dilakukan atau aturan apa yang harus diikuti. Jika Anda ingin mengedepankan produk yang sangat sederhana yang suka digunakan orang, Anda hanya bisa melakukannya ketika Anda memiliki teknologi dan mengatur diri sendiri.
(Translation by Google)
Bagaimana Perusahaan Fintech Memenangkan 20 Juta Pelanggan?
Berapa lama sebelum perusahaan teknologi keuangan baru mengubah industri jasa keuangan? Bagi para pemimpin startup fintech seperti CEO N26, Valentin Stalf, itu mungkin pertanyaan yang salah. Mereka ingin tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengubah pengalaman sehari-hari orang - khususnya, cara mereka mengatur kehidupan mereka dan mempersiapkan masa depan finansial mereka.
Bank konsumen yang hanya dapat diakses melalui aplikasi seluler, N26 telah digambarkan menawarkan rekening bank paling modern di Eropa. Berbasis di Berlin, ia tidak memiliki cabang atau ATM sendiri, tetapi pelanggan dapat memperoleh uang tunai di ATM apa pun atau di 7.000 pengecer terafiliasi. N26 kadang-kadang digambarkan sebagai penargetan milenium, yang cenderung mudah frustrasi ketika datang ke layanan keuangan. Satu studi, Millennial Disruption Index 2017, menemukan bahwa 71 persen responden lebih suka mengunjungi dokter gigi daripada cabang bank lokal mereka.
Stalf, lahir pada tahun 1985, adalah seorang milenial. Dia dan rekan-rekannya di N26 percaya bahwa orang-orang dari segala usia siap untuk kesederhanaan dan kelancaran yang memungkinkan secara digital, terutama di perbankan pribadi. ("Mengapa kita tidak bisa perbankan 'Spotify'?" Tanyanya.) Strategi N26 adalah menggabungkan semua kompleksitas kehidupan finansial individu - dengan akun dan kartu dari banyak perusahaan - ke dalam platform layanan keuangan tunggal yang relatif sederhana, menggunakan kemitraan dan aliansi lintas-layanan untuk memperluas layanan yang ditawarkannya. Kemitraannya saat ini dengan Mastercard, Clark untuk asuransi, TransferWise untuk transfer uang, dan Auxmoney untuk jalur kredit mewakili langkah pertama menuju ekosistem bisnis yang lebih besar yang Stalf rencanakan untuk ciptakan.
Dibesarkan di Wina, Stalf terlibat dalam fintech setelah mengejar gelar master di bidang akuntansi dan keuangan di Universitas St. Gallen di Swiss. Pada 2012, setelah bertugas di bank investasi, ia pindah ke Berlin dan bergabung dengan inkubator teknologi bernama Rocket Internet untuk mengerjakan proyek-proyek terkait fintech. Saat itulah ia mulai belajar tentang tantangan yang dihadapi bank tradisional ketika datang ke digitalisasi. Dia meluncurkan startupnya sekitar setahun kemudian, pada 2013, dengan teman masa kecilnya Max Tayenthal. Tayenthal, seorang pengacara, terbiasa dengan lingkungan industri jasa keuangan Eropa yang sangat teratur.
N26 saat ini memiliki sekitar 550.000 pengguna di Eropa - terutama di Jerman, Austria, Prancis, Spanyol, dan Italia. Itu adalah sebagian kecil dari apa yang dikelola oleh bank konsumen yang mapan, tetapi bank tersebut menambah sekitar 2.000 pengguna per hari, seringkali dengan biaya rendah dibandingkan dengan bank yang lebih mapan. Pada 2018, N26 akan membuka bisnis di Amerika Serikat dan Inggris. Stalf bertemu dengan bisnis + strategi di kantor N26 di Berlin, di mana ia berbicara tentang perubahan kebiasaan keuangan generasi digital dan "Spotifikasi" perbankan.
S + B: Apa yang Anda lihat yang membuat Anda meluncurkan N26?
STALF: Titik awal kami adalah buruknya kualitas produk perbankan digital lainnya. Dalam e-commerce dan hiburan, pengalamannya mobile-friendly dan mudah digunakan. Sebagian besar produk perbankan benar-benar sulit bagi pelanggan, dan tidak ada yang senang berinteraksi dengan mereka.
Kehidupan finansial orang-orang sangat penting karena mereka adalah dasar untuk semua keputusan. Jika Anda ingin membeli sesuatu, berlibur, atau merencanakan masa depan, kemampuan Anda tergantung pada anggaran dan arus kas Anda. Tetapi sebagian besar produk perbankan saat ini tidak kondusif untuk memahami kehidupan keuangan Anda dan membuat keputusan yang baik yang membangun kebiasaan baik.
Kami memutuskan untuk membuat bank yang akan digunakan orang, bukan karena mereka harus, tetapi karena mereka benar-benar suka membuka perangkat lunak dan terlibat dengannya. Kami mendapatkan lisensi perbankan kami sendiri, karena kami tidak ingin kendala yang akan datang jika kami menjadi bagian dari kelompok perbankan lain, dengan mitra yang akan memberi tahu kami apa yang harus dilakukan atau aturan apa yang harus diikuti. Jika Anda ingin mengedepankan produk yang sangat sederhana yang suka digunakan orang, Anda hanya bisa melakukannya ketika Anda memiliki teknologi dan mengatur diri sendiri.
(https://www.strategy-business.com/article/How-Can-a-Fintech-Company-Win-20-Million-Customers)
Monday, March 12, 2018
Tugas Komunikasi bisnis 1 ( memo )
Sebuah memo yang menginformasikan kepada
Office Manager tentang pembelian mesin fotokopi kantor.
MEMORANDUM
To : Office Manager
From : M. Naufal, Purchase Officer
Date : June 3rd, 2018
Subject : Purchase of Photocopy Machines
As desired, the order for the supply of 10
Photocopy machines has been placed with Plaza Mitra Copierindo, Cipinang Pulo
Maja Street No.41, Jatinegara, Jakarta Timur. The machines will be supplied in
two lots of 5 each on 24
and 30 June, 2018.
MEMORANDUM
Untuk
: Office Manager
Dari : M. Naufal, Petugas Pembelian
Tanggal
: 3 Juni
2018
Subjek
: Pembelian Mesin Fotokopi
Seperti yang diinginkan, pesanan untuk penyediaan
10 mesin fotokopi telah dilakukan di Plaza Mitra Copierindo, Jl. Cipinang Pulo
Maja No.41, Jatinegara, Jakarta Timur. Mesin-mesin tersebut akan dikirim dalam
dua kelompok 5 unit masing-masing pada 24
dan 30 Juni, 2018.
Subscribe to:
Posts (Atom)





